Latihan Soal Bahasa Indonesia

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bahasa!

Menurut Gorys Keraf (1997:1), bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

2. Dalam bahasa terdapat sistem, lambang dan bunyi. Jelaskan!

  • Bahasa sebagai sistem

Bahasa memiliki sifat yang teratur, berpola, memiliki makna dan fungsi. Sistematis diartikan pula bahwa bahasa itu tersusun menurut suatu pola, tidak tersusun acak.

  • Bahasa itu berwujud lambang

Bahasa sebagai lambang, di dalamnya ada tanda, sinyal, gejala, gerak isyarat, kode, indeks, dan ikon. Lambang sendiri sering disamakan dengan simbol. Dengan demikian, bahasa sebagai lambang artinya memiliki simbol untuk menyampaikan pesan kepada lawan tutur. Ia berfungsi untuk menegaskan bahasa yang hendak disampaikan.

  • Bahasa itu adalah bunyi

Bahasa itu adalah yang sifatnya primer, dapat diucapkan dan menghasilkan bunyi. Sebagai bunyi, bahasa berfungsi untuk menyampaikan pesan lambang.

3. Bahasa memiliki beberapa fungsi. Jelaskan fungi-fungsi tersebut dan beri contohnya!

  • Bahasa sebagai alat ekspresi diri

Mampu mengungkapkan gambaran, maksud, gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita.

Sebagai Contoh adalah tulisan kita dalam sebuah buku, merupakan hasil dari ekspresi diri kita.

  • Sebagai alat komunikasi

Bahasa digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi, berinteraksi, berhubungan, menyampaikan pendapat kepada oang lain.

sebagai contohnya seorang pelajar yang menelepon temannya untuk menanyakan PR.

    Sebagai contohnya kita menggunakan bahasa yang berbeda pada orang yang berbeda. Kita akan meggunakan bahasa yang nonstandar di lingkungan teman-teman dan menggunakan bahasa standar pada orang tua atau orang yang kita hormati.

      3. Alat mengadakan integrasi dan
      adaptasi sosial
      Bahasa merupakan salah satu
      unsure kebudayaan yang
      memungkinkan manusia
      memanfaatkan pengalaman-
      pengalaman mereka, mempelajari dan mengambil bagian dalam pengalaman tersebut, serta belajar berkenalan dengan orang-orang lain.

      4. Alat mengadakan kontrol sosial
      Bahasa merupakan alat yang
      dipergunakan dalam usaha
      mempengaruhi tingkah laku dan
      tindak tanduk orang lain. Bahasa
      juga mempunyai relasi dengan
      proses-proses sosialisasi suatu
      masyarakat.

      Sebagai contohnya sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.

       

      4. Apa yang dimaksud “Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar”. Jelaskan!

      Menurut Anton M. Moeliono (dalam Majalah Pembinaan Bahasa Indonesia, 1980), berbahasa Indonesia dengan baik dan benar dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan yang disamping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sebaliknya, mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran.

      Bahasa Indonesia yang baik dan benar adaah bahasa Indonesia yang digunakan sesusai dengan norma kemasyarakatan yan berlaku dan sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia.

       

      5. Kriteria yang digunakan untuk melihat penggunaan bahasa yang baik dan benara dalah melalui kaidah bahasa. Kaidah bahasa meliputi beberapa aspek. Sebutkan dan jelaskan!

      a. Simbol : rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan harus deberikan makna tertentu.
      b. Vokal : dihasilkan oleh alat ucap manusia.
      c. Arti atau makna : hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya.

       

      6. Jelaskan bagaimana memebedakan macam-macam ragam bahasa yang ada (tulis, lisan,formal, tidak formal, baku)!

      • bahasa lisan: bahasa yang dihasilkan melalui alat ucap, fonem sebagai unsur dasar (lafal).
      • bahasa tulis: bahasa yang dihasilkan dengan memnafaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya (eja).

      7. Mengapa bahasa Indonesia dalam penerapan dan penggunaannya mengalami beberapa kendala! jelaskan!

       

      8. Hal-hal apa sajakah yang membedakan ragam tulis dan ragam lisan ditinjau dari segi tata bahasa, struktur dan kosa katanya. Jelaskan dan beri contoh!

      Ciri-ciri ragam lisan:
      a.Memerlukan orang kedua/teman bicara;
      b.Tergantung situasi, kondisi, ruang & waktu;
      c.Tidak harus memperhatikan unsur gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.
      d.Berlangsung cepat;
      e.Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu;
      f.Kesalahan dapat langsung dikoreksi;
      g.Dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah serta intonasi
      Contoh ragam lisan adalah ‘Sudah saya baca buku itu.’
      Ciri-ciri ragam tulis : 1.Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara;
      2.Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu;
      3.Harus memperhatikan unsur gramatikal;
      4.Berlangsung lambat;
      5.Selalu memakai alat bantu;
      6.Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
      7.Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
      Contoh ragam tulis adalah ’Saya sudah membaca buku itu.’
      9. Apa yang menjadi tujuan dan fungsi tanda baca? jelaskan!
      Fungsi tanda baca secara umum adalah untuk menjaga keefektifan komunikasi
      10. Apa yang terjadi pada penempatan tanda baca yang salah? beri penjelasan beserta contoh penggunaannya!
      kita akan sulit memahami pesan yang disampaikan dan kesulitan dalam menafsirkan maksud dari pesan yang tertulis. kalimat tersebut akan bermakna ambigu.
      Coba kita telaah kalimat “Atas perhatian Bapak saya mengucapkan terima kasih.”
      Untuk mempermudah pembacaan, kita letakkan tanda koma pada tempat yang kita maui. Berdasarkan letak tanda koma tadi akan kita ketahui makna kalimatnya.
      1. Atas perhatian, Bapak saya mengucapkan terima kasih.
      2. Atas perhatian Bapak saya, mengucapkan terima kasih.
      3. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih.
      11. mengapa dalam perkembangan ejaan yang disempurnakan mengalami perubahan dan revisi? dan kenapa harus ada EYD? jelaskan!
      12. apa yang menjadi tujuan, alasan dan fungsi dari unsur-unsur serapan bahasa asing kedalam bahasa indonesia? sertakan contohnya!
      13. jelaskan mengapa pilihan kata diperlukan dalam berbahasa baik lisan maupun tulisan!
      14. apa saja yang menjadi pokok persoalan dalam pilihan kata?
      15. jelaskan mengapa kontak sosial sangat penting dalam penggunaan diksi!
      16. apa saja yang menjadi syarat dalam ketepatan dan kesesuaian diksi?

      syarat ketepatan diksi:
      1.Hindarilah sejauh mungkin
      bahasa aatau unsur substandard
      dalam situasi yang formal.
      2.Gunakanlah kata-kata ilmiah
      dalam situasi yang khusus saja.
      Dalam situasi yang umum
      hendaknya penulis dan pembicara
      mempergunakan kata-kata popular.
      3.Hindarilah jargon dalam tulisan
      untuk pembaca umum.
      4.Penulis atau pembicara sejauh
      mungkin menghindari pemakaian
      kata-kata slang
      5.Dalam penulisan jangan
      mempergunakan kata percakapan.
      6.Hindarilah ungkapan-ungkapan
      usang (idiom yang mati).
      7.Jauhkan kata-kata atau bahasa
      yang artfisial

      syarat kesesuaian diksi:
      1. membedakan makna denotasi
      dan konotasi dengan cermat,
      2. membedakan secara cermat
      makna kata yang hampir
      bersinonim,
      3. membedakan makna kata
      secara cermat kata yang
      mirip ejaannya,
      4. tidak menafsirkan makna
      kata secara subjektif
      berdasarkan pendapat
      sendiri, jika pemahamannya
      belum dapat dipastikan,
      pemakai kata harus
      menemukan makna yang
      tepat dalam kamus,
      5. menggunakan imbuhan asing
      (jika diperlukan) harus
      memahami maknanya secara
      tepat,
      6. menggunakan kata-kata
      idiomatik berdasarkan
      susunan (pasangan) yang
      benar,
      7. menggunakan kata umum
      dan kata khusus secara
      cermat,
      8. menggunakan kata yang
      berubah makna dengan
      cermat,
      9. menggunakan dengan cermat
      kata yang bersinonim,
      berhomofon, dan
      berhomografi,
      10. menggunakan kata abstrak
      dan kata konkret secara
      cermat.

      17. apa yang dimaksud dengan kalimat dan kalimat efektif?
      Kalimat adalah satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan atau tulis yang memiliki sekurang-kurangnya subjek dan predikat.
      Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain
      18. sebuah kalimat sering menjadi tidak efektif karena mengabaikan beberapa syarat. syarat apa sajakah itu? jelaskan!
      1. KESATUAN GAGASAN
      Memiliki subyek,predikat, serta
      unsur-unsur lain ( O/K) yang saling
      mendukung serta membentuk
      kesatuan tunggal.

      2. KESEJAJARAN
      Memiliki kesamaan bentukan/
      imbuhan.
      ex. Anak itu ditolong kakak
      dengan dipapahnya ke pinggir
      jalan.

      3. KEHEMATAN
      Kalimat efektif tidak boleh
      menggunakan kata-kata yang tidak
      perlu & berlebih

      4. PENEKANAN
      Kalimat yang dipentingkan harus
      diberi penekanan.

      5. KELOGISAN
      Kalimat efektif harus mudah
      dipahami.

      19. jelaskan apa yang dimaksud dengan alinea (paragraf)!

      Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat.
      Alinea atau Paragraf adalah kesatuan pikiran yang lebih luas daripada kalimat, berupa penggabungan beberapa kalimat yang mempunyai satu gagasan atau satu tema.
      20. dalam kalimat efektif terdapat kalimat topik dan kalimat penjelas. jelaskan!
      • kalimat topik merupakan kalimat yang mengungkapkan gagasan pokok dalam kalimat yang bersangkutan.
      • Kalimat Penjelas adalah kalimat yang berisi gagasan yang mendukung atau menjadi penjelas kalimat utama
      21. jenis-jenis alinea ada beberapa macam. sebutkan dan jelaskan satu persatu!
      a. Paragraf pembuka
      Paragraf ini merupakan pembuka atau pengantar untuk sampai pada segala pembicaraan yang akan menyusul kemudian.
      b. Paragraf Pengembang
      Paragraf yang terletak antara paragraf pembuka dan paragraf yang terakhir sekali didalam bab atau anak bab.
      c. Paragraf Penutup
      Paragraf yang terdapat pada akhir karangan atau pada akhir suatu kesatuan yang lebih kecil didalam karangan itu.
      22. sebutkan macam-macam karya tulis ilmiah yang anda ketahui. jelaskan!
      1. Laporan penelitian adalah laporan yang ditulis berdasarkan penelitian. Misalnya laporan penelitian yang didanai oleh Fakultas dan Universitas, laporan ekskavasi arkeologis yang dibiayai oleh Departemen Kebudayaan, dsb.
      2. Skripsiadalah tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik sarjana strata satu (Si).
      3. Tesis adalah tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik strata dua (S2), yaitu Master.
      4. Disertasi adalah tulisan ilmiah untuk mendapat gelar akademik strata tiga (S3), yaitu Doktor.
      5. Surat pembacaadalah surat yang berisi kritik dan tanggapan terhadap isi suatu tulisan ilmiah.
      6. Laporan kasus adalah tulisan mengenai kasus-kasus yang ada yang dilandasi dengan teori.
      7. Laporan tinjauan adalah tulisan yang berisi tinjauan karya ilmiah dalam kurun waktu tertentu. Misalnya Biologi-calAnthropohgy in the Americas: ¡900-2000.
      8. Resensi adalah tanggapan terhadap suatu karangan atau buku yang memaparkan manfaat karangan atau buku tersebut bagi pembaca.
      9. Monograf adalah karya asli menyeluruh dari suatu masalah. Monograf ini dapat berupa tesis ataupun disertasi.
      10. Referat adalah tinjauan mengenai karangan sendiri dan karangan orang lain.
      11. Kabilitasi adalah karangan-karangan penting yang dikerjakan sarjana Departemen Pendidikan Nasional untuk bahan kuliah.
      23. syarat apa sajakah sebuah karya tulis ilmiah jelaskan!
      • Karya tulis ilmiah menyajikan fakta objektif secara sistematis atau menyajikan aplikasi hukum alam pada situasi spesifik
      • Karya tulis ilmiah ditulis secara cermat, tepat, benar, jujur dan tidak bersifat terkaan. Dalam pengertian jujur terkandung sikap etik penulis ilmiah yakni mencantukan rujukan dan kutipan yang jelas.
      • Karya tulis ilmiah disusun secara sistematis setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual dan prosedural
      • Karya tulis ilmiah menyajikan rangkaian sebab-akibat dengan pemahaman dan alasan yang indusif yang mendorong pembaca untuk menarik kesimpulan
      • Karya tulis ilmiah mengandung pandangan yang disertai dukungan dan pembuktian berdasarkan suatu hipotesis
      • Karya tulis ilmiah hanya mengandung kebenaran faktual sehingga tidak akan memancing pertanyaan yang bernada keraguan. Penulis karya ilmiah tidak boleh memanipulasi fakta, serta tidak bersifat ambisius dan berprasangka, penyajian tidak boleh bersifat emotif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s