Tag Archive | Contoh Iklan Berdasarkan Tujuannya

Contoh Iklan Berdasarkan Tujuannya

Nama : Annisa Sutan Zainal

Kelas : 1SA04

NPM : 10612981

Instructor : Mrs. Mila Rosmaya

Berikut adalah contoh-contoh iklan berdasarkan tujuannya, yaitu Comercial Advertising, Corporate Advertising, Public Service Advertising.

1. Comercial Advertising

1) Pertamina (Pertamax)

Pada iklan ini pemerintah mewajibkan kepada masyarakat yang memiliki mobil mewah agar mengisi BBM dengan jenis Pertamax. Pertamina adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berarti milik Pemerintah. Hasil dari penjualan Pertamax akan menambah kas negara dan juga menguntungkan pemerintah. Maka iklan ini dikategorikan sebagai iklan Comercial Advertising.

2) Malaysia Truly Asia (the best time of your live)

Iklan yang di buat oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Malaysia yang bertujuan untuk menarik para wisatawan mancanegara agar berkunjung ke Malaysia. Para wisatawan akan disuguhi dengan keindahan Malaysia, dari kebudayaan, tempat wisata sampai kulinernya. Sehingga berkunjung ke Malaysia akan menjadi momen terbaik dalam hidup anda. Hal ini juga akan menambah devisa negara Malaysia yang juga akan menguntungkan pemerintah Malaysia.

2. Iklan Taktis

1) Dufan

Dalam rangka promo Ramadhan, Dufan memberikan diskon sebesar 50% untuk para pengunjung pada tanggal 16 Juli 2012 s/d 16 Agustus 2012, dengan cara menyerahkan brosur ini pada saat pembelian tiket masuk di loket pembelian tiket. 1 brosur berlaku untuk 1 orang.

2) Gramedia

Dalam rangka pembukaan cabang baru, Gramedia memberikan diskon sebesar 30% dari tanggal 27 Maret 2011 s/d 4 April 2011. Untuk pembelian semua barang kecuali elektronik dan kertas fotocopy.

3) Ramayana

Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri, Ramayana memberikan diskon besar-besaran hingga 70%. Mulai tanggal 29 juli s/d 31 juli 2012.

3. Corporate Advertising

1) Rinso Sekali Kucek

Dengan kampanyenya, Rinso meyakinkan masyarakat bahwa deterjen Rinsolah yang paling ampuh membersihkan noda. Hanya dengan sekali kucek noda pun hilang.

2) Molto Sekali Bilas

Molto mempersembahkan pewangi pakaian sekali bilas. Tidak seperti pewangi pakaian lainnya, butuh berember-ember air untuk membilas pakaian yang telah dicuci. Dengan Molto Sekali Bilas, hanya butuh 1 ember air untung membilasnya.

3) LG Core-Tech

LG membuat terobosan baru dengan menciptakan elektronik yang ramah lingkungan. Masyarakat selama ini mempunyai pandangan bahwa alat elektronik seperti AC dapat menyebabkan Global Warming. Dengan adanya LG Cortex masyarakat tidak perlu khawatir lagi akan elektronik yang dapat menyebabkan Global Warming.

4) Sunlight 1 tetes mencuci 1000 piring

Sunlight membuat terobosan baru, hanya dengan setetes Sunlight dapat mencuci 1000 piring. Hal ini dibuktikan dengan kampanyenya yang mengikutsertakan ratusan ibu rumah tangga.

5) Mama Lemon

Dengan Kampanyenya di tempat-tempat umum, Mama Lemon meyakinkan masyarakat bahwa mencuci piring dengan Mama Lemon akan lebih bersih dan lebih kesat.

3. Public Service Advertising

1) Gunakan Helm SNI

Pemerintah mewajibkan para pengendara motor untuk memakai helm berStandar Nasional Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan para pengendara dan juga untuk menerapkan tata tertib berlalu lintas.

2) Hindari Zig Zag

Iklan peringatan yang di buat Pemerintah kepada masyarakat untuk tidak menyalip-nyalip dalam berkendara, karena hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

3) Sepeda Motor Bukan untuk Anak di Bawah Umur

Pemerintah membuat larangan untuk anak di bawah umur atau di bawah 17 tahun untuk tidak mengendarai sepeda motor dan juga mobil. Hal ini dilakukan karena telah banyaknya terjadi kecelakaan yang dilakukan oleh pengendara di bawah umur.

4) Di Lihat di Raba di Terawang

Karena semakin maraknya peredaran uang palsu, Pemerintah memberikan cara untuk menghindari dan membedakan uang palsu dan uang asli. Dengan cara dilihat, diraba, diterawang.

5) Dana BOS

Pemerintah memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada sekolah-sekolah Negeri. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban rakyat yang kurang mampu.