Kepariwisataan (Tulisan 2)

gunadarma

NAMA   : Annisa Sutan Zainal

KELAS   : 1SA04

NPM       : 10612981

Dosen    : Edy Prihantoro

GUNUNG BROMO

800px-Mtbromo

Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan wisata alam, salah satunya adalah Gunung Bromo. Gunung Bromo adalah gunung yang masih aktif, terletak di 4 wilayah, yaitu Kabupaten probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Gunung Bromo merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang paling banyak dikunjung oleh wisatawan dalam negeri maupun manca negara. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut dengan hamparan padang pasir seluas 10 kilometer persegi disekitarnya ini, memang memiliki keindahan pemandangan alam yang sangat eksotis.

Banyak cara untuk menuju tempat wisata Gunung Bromo. Jika ingin menghemat tenaga dan waktu, para wisatawan dapat menggunakan sarana kendaraan ( jeep) yang telah banyak tersedia dan dapat menyewanya. Namun, jika para wisatawan ingin lebih menikmati perjalanan dan pemandangan yang ada, wisatawan dapat juga menggunakan sarana alternatif lain yaitu berkuda. Salah satu moment yang paling dinantikan para wisatawan adalah menyaksikan matahari terbit dari puncak gunung ini. Gunung dengan kawah yang masih aktif dengan garis tengah +/- 800 meter ( utara-selatan ) dan +/- 600 meter ( timur – barat ) ini memang memberikan pemandangan yang sangat menakjubkan disaat matahari mulai terbit.

Biasanya, Gunung Bromo  mendapat kunjungan wisatawan dalam jumlah besar yaitu pada saat di selenggarakannya upacara tahunan yang dilakukan oleh penduduk asli sekitar gunung bromo, suku tengger. Masyarakat Tengger mengadakan upacara yang disebut Yadnya Kasada atau Kasodo setahun sekali. Upacara ini diadakan di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa. Bagi wisatawan yang ingin berwisata ke gunung bromo, sebaiknya berkunjung pada saat musim kemarau agar dapat menikmati keindahan yang benar benar eksotik dari gunung tersebut.

source:

http://info-info-umum.blogspot.com/2012/02/pesona-wisata-gunung-bromo-jawa-timur.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s