BERITA INVESTIGATIF

SIOMAY ENAK NAMUN TAK SEHAT

SIOMAY

Pada zaman sekarang ini, masyarakat dituntut untuk berhati-hati dalam memilah makanan, terutama pada makanan ringan atau jajanan yang biasa kita jumpai di jalan-jalan dan pedagang keliling. Hal ini dikarenakan banyaknya pedagang bertindak nakal yang mengubah bahan baku olahan dengan kualitas rendah sehingga berdampak buruk bagi kesehatan.

Siapa yang tak kenal jajanan siomay? jajanan yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang enak ini ternyata patut di waspadai. Banyak pedagang siomay tidak jujur mengganti bahan baku olahan seperti tenggiri dan tuna dengan ikan sapu-sapu yang banyak hidup di sungai-sungai kotor  di Jakarta, seperti Kali Ciliwung.

Seperti yang kita ketahui bahwa ikan sapu-sapu merupakan ikan pembersih lumut, ikan yang banyak hidup di kali-kali kotor ini juga memakan sampah dan  endapan lumpur. Ikan sapu-sapu sebenarnya bisa dikonsumsi, namun lain perkaranya jika ikan itu hidup di lokasi pembuangan limbah seperti Sungai Ciliwung.

Dari hasil penelitian, ikan sapu-sapu Sungai Ciliwung mengandung logam merkuri sepuluh kali lebih besar dari ambang batas normal. Mengkonsumsi merkuri dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan permanen di otak dan ginjal karena menimbulkan efek karsiogenik atau penyebab kanker.

Mudahnya mendapatkan ikan ini menjadikan banyaknya warga pinggir bantaran kali yang bekerja sebagai penambak ikan sapu-sapu, dengan hanya bermodalkan jala saja untuk menangkap ikan ini. Biasanya hasil tangkapan ikan sapu-sapu ini lalu beralih ke tangan pengepul. Untuk harga per 1kg ikan sapu-sapu yang masih utuh Rp. 2000 sedangkan untuk yang telah dikuliti Rp.7000. Barulah pedagang siomay nakal membelinya dari pengepul.

Tindakan pedagang siomay yang mengganti bahan olahan ikan tenggriri dan tuna menjadi ikan sapu-sapu bukanlah fenomena baru. Motif mencari untung menjadi alasan para pedagang ini, selain mudah ditemukan harganya juga jauh lebih murah ketimbang ikan tenggiri dan tuna.

Terdapat perbedaan antara siomay berbahan olahan ikan tenggiri dan ikan sapu-sapu dimana masyarakat ditutut untuk jeli dalam membedakannya. Kualitas olahan berbahan baku ikan sapu-sapu dengan ikan tenggiri jelas berbeda. Dari segi bentuk siomay ikan tenggiri lebih kenyal dan meiliki aroma yang enak, sementara siomay ikan sapu-sapu lebih lembek, berbau amis, bertulang, dan bahkan terkadang dapat menimbulkan rasa gatal jika dimakan.

Bijak dalam membeli menjadi pilihan tepat agar terhindar beragam dampak. Jelilah dalam membeli dan membedakan jajanan yang bahan olahannya telah banyak dirubah dengan bahan olahan tidak berkualitas.

Referensi:

http://116.90.165.206/~n3ws/index.php?option=com_content&task=view&id=9643

http://klinikthesis.wordpress.com/2013/12/04/pelanggaran-etika-penjual-siomay-yang-menggunakan-bahan-baku-ikan-sapu-sapu/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s