Komunikasi Bisnis #2

PROPOSAL USAHA

1. Latar Belakang

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan primer yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Seiring berjalannya waktu dimana kreatifitas manusia dan jaman yang terus berkembang serta pengaruh era globalisasi, manusia membuat jenis-jenis pakaian baru, dari segi model, bahan, warna, ukuran, dan lainnya.

Di era modern ini, fashion merupakan salah satu hal yang sangat digandrungi kaum hawa. Setiap wanita berlomba-lomba untuk tampil cantik dan trendy. Seiring berjalannya waktu, banyak bermunculan desain-desain pakaian dan merk-merk baru, tren pakaian yang terus berubah-ubah seakan tiada hentinya. Salah satunya adalah pakaian dalam atau biasa disebut lingerie. Produk pakaian dalam juga tak kalah diminati oleh para wanita, modelnya yang beragam seakan menarik mata setiap wanita untuk memakainya.

Terinspirasi dari brand pakaian dalam wanita Victoria’s Secret asal Amerika, penulis ingin membuat produk serupa tetapi tentunya dengan ciri khas tersendiri yang hanya dimiliki dan nantinya akan penulis patenkan agar tak ada produk-produk serupa yang berusaha manyamai produk penulis.

Penulis akan membuat produk pakaian dalam, lingerie, pakaian renang, bikini bermotif batik bernama Batik’s Dream. Alasan penulis ingin memproduksi produk tersebut karena penulis ingin membuat sesuatu hal yang baru, membuat motif dan corak baru, tren baru, serta untuk melestarikan Batik Indonesia didalam negeri, maupun keluar negeri dengan cara yang berbeda. Seperti yang kita ketahui Negara Indonesia memiliki banyak sekali pantai-pantai indah, khusus untuk pakaian renang tentu saja nantinya akan diminati banyak kaum wanita.

2. Manfaat Usaha

          2.1. Manfaat Ekonomis

Salah satu tujuan utama suatu usaha udalah mencari keuntungan, tentu saja penulis barharap untuk meraup keuntungan dari usaha ini, keuntungan bagi sang penulis serta memberikan keuntungan dan membantu meningkatkan perekonomian para pekerja atau para penjahit yang penulis pekerjakan, penulis memberikan harga yang terjangkau untuk kalangan menengah keatas.

         2.2  Manfaat Sosial

Dengan usaha yang penulis miliki, penulis dapat menciptakan pekerjaan, melestarikan batik Indonesia, membantu memenuhi minat dan kebutuhan masyarakat akan pakaian dalam, lingerie, maupun pakaian renang.

3 Rumusan Masalah

  • Bagaimana prospek jangka pendek dan jangka panjang dari usaha Batik’s Dream?
  • Strategi apa yang dipakai untuk memasarkan produk pakaian dalam Batik’s Dream?
  • Keunggulan apa yang dimiliki Batik’s Dream sehingga dapat menarik perhatian para konsumen?

4. Produk

Pakaian dalam, pakaian renang, lingerie, dan bikini bermotif batik berbahan halus, nyaman dipakai,  rancangan menarik dan cantik, harga terjangkau.

5. Analisis SWOT

  5.1 Strength (kelebihan)

  • Batik’s Dream merupakan satu-satunya brand yang menawarkan pakaian dalam, pakaian renang, lingerie, dan bikini bermotif batik
  • Harga Batik’s Dream yang relative terjangkau
  • Bahan halus dan nyaman dipakai
  • Desain unik, cantik dan menarik
  • Tahan lama, tidak mudah melar, jahitan rapi dan berkualitas baik

5.2 Weaknesses (kelemahan)

  • Pandangan dari sebagian masyarakat Indonesia yang menganggap batik adalah sesuatu yang kuno dan tidak moderna, konsumen golongan ini akan cenderung tidak tertarik dengan Batik’s Dream
  • Motif dan corak yang monoton, karena Batik’s Dream hanya menawarkan motif dan corak batik saja

5.3 Opportunities (peluang)

  • Pangsa pasar luas
  • Konsumen dari luar negeri cenderung menyukai sesuatu yang berbau asli dari Indonesia, sehingga minat konsumen dari luar negeri diperkirakan akan tinggi
  • Jika pemasaran berjalan dengan baik, Batik’s Dream akan menjadi tren di Indonesia bahkan di seluruh dunia, karena pakaian dalam, pakaian renang, lingerie, dan bikini motif batik merupakan sesuatu yang sangat khas dan mudah di ingat konsumen, sehingga jika konsumen melihat pakaian dalam, pakaian renang, lingerie, atau bikini bermotif batik, yang ada di dalam benak konsumen adalah Batik’s Dream

  5.4 Threats (ancaman)

  • Ada kemungkinan konsumen lebih memilih produk lain dikarenakan motif produk lain yang lebih beragam
  • Produk pesaing yang telah lebih dulu berkecimpung di dunia pakaian dalam

6. Rencana Usaha

  6.1 Rencana Jangka Pendek

  • Produksi dan pembuatan masih dilakukan oleh penulis sendiri
  • Produksi dan stok masih terbatas
  • Pemasaran melalui online dan orang-orang disekitar

          6.2 Rencana Jangka Menengah

  • Membuka toko sendiri dirumah dan di beberapa mall
  • Memiliki keuntungan untuk perkembangan produksi berikutnya
  • Melayani konsumen mancanegara

  6.3 Rencana Jangka Panjang

  • Memperluas pemasaran dan membuka toko di pulau-pulau tropis di Indonesia seperti Kepulauan Seribu, Lombok, Bali, dll.
  • Mengadakan peragaan busana sendiri yang menampilkan produk-produk Batik’s Dream minimal di Indonesia
  • Mulai mengiklankan di majalah ataupun katalog
  • Memiliki website sendiri www.batiksdream.com
  • Memilki karyawan sendiri

7. Analisis Pasar dan Pemasaran

7.1 Segmentasi pasar (segmenting):

Segmentasi pasar Batik’s Dream membidik kalangan remaja hingga dewasa bahkan orang tua, usia 15-50 tahun.

  7.2 Target Pasar (targeting):

Para remaja SMP maupun SMA, mahasiswi, pekerja, hingga orang tua, para wanita yang ingin tampil sexy dan menyukai wisata pantai dan kegiatan berenang.

          7.3 Strategi Pemasaran

Berikut ini uraian mengenai rencana strategi pemasaran perusahaan yangterdiri dari bauran pemasaran product, price, promotion (3P) :

  • Product

Pakaian dalam, lingerie, pakaian renang, bikini bermotif batik bernama Batik’s Dream

  • Price

Harga berkisar Rp 20.000 – Rp 300.000,- per piece

  • Promotion

-Iklan (Advertising)

Media Cetak         : Majalah, Tabloid, Katalog

Media Online        : Facebook, Twitter, Instagram, Website Batik’s Dream

-Sales Promotion

Promosi melalui acara/ pameran bazaar di mall atau pusat perbelanjaan. Promosi melalui festival/ acara di pantai atau pulau-pulau tropis.

-Personal selling

Promosi dengan cara menjual langsung kepada konsumen dan teman-teman.

8. Strategi Promosi

  • Diskon Bulanan minimal 15% untuk produk-produk tertentu
  • Buy 1 get 1 untuk produk-produk tertentu
  • Kupon potongan harga untuk setiap pembelian min. Rp 300.000,-
  • Menyediakan parcel cantik khusus untuk hari valentine untuk para pria yang ingin memberikan hadiah untuk sang kekasih
Advertisements

Komunikasi Bisnis #1

  1. KOMUNIKASI

Pengertian komunikasi itu sendiri menurut para pakar komunikasi mengacu pada aktivitas hubungan manusia yang biasa terjadi secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dibawah ini merupakan beberapa pengertian komunikasi menurut para pakar komunikasi diantaranya:

  • Berelson dan Stainer (1964), komunikasi adalah proses penyampaian informasi,gagasan, emosi, keahlian dan lain-lain. Melalui penggunaan simbol-simbol sepertikata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain.
  • Lasswell (1960), komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? Withwhat effect?)
  • Hovland, Janis & Kelley (1953), komunikasi adalah suatu proses melalui manaseseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya(khalayak).
  • Oxford Dictionary (2010 : 213) menguraikan pengertian komunikasi atau communication is the sending or exchange of information, ideas, etc. (Komunikasi merupakan pengiriman atau tukar informasi dan sebagainya).
  • Menurut Phil. Astrid Susanto (2010 : 213) mengemukakan bahwa komunikasi adalah proses pengoperasian lambang-lambang yang mengandung arti.

Dari beberapa pengertian komunikasi diatas dapat dipahami bahwa komunikasi merupakan suatu proses penyampaian pesan yang dapat berupa ide, informasi, emosi, keterampilan dan sebagainya melalui simbol atau lambang yang dapat menimbulkan efek berupa tingkah laku yang dilakukan dengan menggunakan media-media tertentu.

Pendapat lain untuk menambah wawasan kita adalah definisi komunikasi menurut Harold Lasswell dalam buku The Structure and Function of Communication in Society. Ia menjelaskan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What in Which Channel To Whom With What Effect?

Cara berpikir Lasswell di atas mengindikasikan bahwa komunikasi mencakup 5 unsur sebagai jawaban atas pertanyaan yang diajukan, yakni:

  1. Komunikator (communicator, source, sender)
  2. Komunikan (communicant, communicatee, receiver, recipient)
  3. Media (channel, media)
  4. Pesan (message)
  5. Efek (effect, impact, influence)

Sehingga, secara sederhana berdasarkan pemikiran Lasswell tersebut, definisi komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu.

    2. BISNIS

Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melkakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

  • Steinford (1979), business is an institution which produces goods and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
  • Huat, T Chwee (1990), bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society.
  • Griffin dan Ebert (1996), business is all those activities involved in providing the goods and servicesneeded or desired by people”. Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.
  • Allan Affuah (2004), bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentranformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.

3. KOMUNIKASI BISNIS

Secara umum komunikasi bisnis memiliki pengertian sebagai pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol – simbol atau sinyal. Berikut adalah pengertian Komunikasi Bisnis menurut beberapa ahli:

  • Persing (1981:108). Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambang-lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian & Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi & memasarkan barang-barang & jasa guna memperoleh keuntungan.
  • Katz (1994:4). Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, & konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil.
  • Rosenbalt (1982:7). Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi & sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol / tanda, untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan.

   4. ALFAMART

alfamart-726022

Profil Perusahaan

Didirikan pada tahun 1989 oleh Djoko Susanto dan keluarga PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart/ Perseroan), mengawali usahanya di bidang perdagangan dan distribusi, kemudian pada 1999 mulai memasuki sektor minimarket. Ekspansi secara ekponensial dimulai Perseroan pada tahun 2002 dengan mengakusisi 141 gerai Alfaminimart dan membawa nama baru Alfamart. Saat ini Alfamart merupakan salah satu yang terdepan dalam usaha ritel, dengan melayani lebih dari 2,1 juta pelanggan setiap harinya di hampir 6.000 gerai yang tersebar di Indonesia. Alfamart menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, tempat belanja yang nyaman, serta lokasi yang mudah dijangkau. Didukung lebih dari 60.000 karyawan menjadikan Alfamart sebagai salah satu pembuka lapangan kerja terbesar di Indonesia.

Alfamart adalah gerai komunitas, karenanya  Alfamart selalu berpartisipasi dalam meningkatkan  kesejahteraan masyarakat melalui program  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang terbagi menjadi Alfamart Care yang membantu masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial. Alfamart Smart mendukung bidang pendidikan, Alfamart Sport mensponsori kegiatan olahraga, Alfamart Clean and Green mewujudkan lingkungan yang sehat, Alfamart SMEs membantu pengusaha kecil dan menengah yang ada di sekitar geraigerai Alfamart serta Alfamart Vaganza yang secara aktif ikut terlibat dalam pengembangan seni dan budaya.

Atas segala prestasi dan perannya dalam masyarakat, Alfamart menerima berbagai penghargaan dari intitusi-institusi dengan reputasi terpercaya, di antaranya adalah: Top Brand Award Superbrands Indonesia Awards, Indonesia’s, Service Quality Award, est Brand Award , Indonesia’s Most Admire Company , dan CSR Awards  Alfamart juga berhasil mencapai Store Equity Index tertinggi berdasarkan Nielsen Research selama 5 tahun berturut-turut.

LOGO DAN SLOGAN ALFAMART

Dengan hanya memperhatikan Logo Alfamart sesungguhnya kita bisa mengetahui sebesar apa keinginan Alfamart untuk menjadi yang terbaik dalam bidangnya, hal ini bisa kita lihat pada perbedaan warna dalam tulisan “Alfamart” dalam logo Alfamart tersebut. Disitu kita bisa melihat dengan jelas tulisan “Alfa” diwarnai dengan warna biru tua, dan tulisan “Mart” nya dengan warna merah. Dan tulisan itu pun ditegaskan pula dengan dua garis bawah berwarna merah dan kuning, namun yang terpenting adalah tulian “BELANJAPUAS HARGA PAS” yang berada tepat dibawah dua buah garis didalam logo Alfamart tersebut.

Setelah kita tahu tulisan dan warna apa saja yang ada dalam logo Alfamart tersebut, sekarang saya mencoba menganalisa arti dari tulisan dan warna dalam logo Alfamart tersebut.

Arti kata “Alfa”

Pertama-tama kita coba artikan kata-kata “Alfa” itu sendiri, sebelum kita coba menganalisa arti warna biru tua pada tulisan tersebut. Alfa merupakan huruf pertama dalam susunan alfabet yunani yang memiliki nilai satu, jika kita menganalisa dengan pengertian tersebut tentu kata “Alfa” dalam logo Alfamart tersebut memiliki arti bahwa Alfamart selalu ingin menjadi no 1 dalam bidang yang digelutinya.

Arti warna biru tua pada kata “Alfa”

Seperti kita tahu bahwa warna biru tua mencerminkan atau memiliki makna kesetiaan dan ketekunan. Dengan menyadari hal ini tentu kita bisa menyimpulkan bahwa Alfamart dan segenap karyawan atau pekerja didalamnya akan senantiasa tetap setia memberikan yangterbaik bagi semua pelanggannya, seperti salah satu contohnya dengan Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia. Dan sudah pasti juga mereka memiliki ketekunan dalam menjalankan tugas untuk terus mendorong Alfamart menjadi yang terbaik, semua ini dapat tercermin dari warna biru tua pada tulisan “Alfa” pada logo Alfamart tersebut.

Arti kata “Mart” berwarna merah

Kata “Mart” pada logo Alfamart memiliki arti bahwa ini adalah bidang yang digeluti oleh Alfamart. Dan warna merah yang memiliki arti keberanian dan keinginan yang kuat yang mewarnai tulisan “Mart” pada logo Alfamart tersebut, bermakna bahwa Alfamart akan selalu berani dan berkeinginan kuat untuk bisa menjadi yang terbaik dalam bidangnya tersebut.

Dua garis berwarna merah dan kuning

Adanya dua buah garis dibawah kata “Alfamart” dalam logo Alfamart merupakan penegasan untuk kata tersebut. Sedangkan warna merah yang memiliki arti berani dan keinginan yang kuat, dan warna kuning yang memiliki arti kejayaan dan kebesaran bermakna bahwa Alfamart akan selalu berani dan memiliki keinginan kuat untuk mencapai kejayaan dan menjadi yang terbaik dibidangnya.

Slogan “Belanja Puas Harga Pas”

Dengan adanya kata “Belanja Puas Harga Pas” pada logo Alfamart, Hal ini menjadi jaminan untuk para pelanggannya untuk bisa bebelanja sengan sepuas-puasnya di Alfamart dengan harga yang pas atau sesuai dengan produk yang diinginkannya.

Referensi:

Susanto, Phil. Astrid. (2010). Komunikasi dalam Teori dan Praktek I. Jakarta: Bina Cipta

Oxford Dictionary of English (3rd ed.). (2010): Oxford University Press

http://corporate.alfamartku.com/post/read/id/81/item/18

http://jhekos.blogspot.com/2012/03/logo-alfamart.html