Techniques of Persuasion : Motivating The Consumer

NAMA: Annisa Sutan Zainal

NPM: 10612981

Kelas: 1SA04

Dosen: Mr. Romel & Mrs. Mila Rosmaya

Universitas Gunadarma Kalimalang

Stacking is the list of reasons why the product or service is good.
L’oreal Shampoo.
Because the ad mentions the list of reasons why it is good. First, it has the ability to repair 5 kinds of damaged hair.
click here to watch the advertisement

Makes product or service familiar to consumer

Anlene Program 10.000 Langkah
The program invited all kinds of people to walk 10.000 steps to campaign a healthier life.

click here to watch the advertisement

Identifies product or service with an idea

The empty bottles have to be crushed in order to ease the company to recycle them.  Because the bottles are made of different kind of plastic, so it will be easier to be crushed. The company uses this idea to make the environment a better place to live.]

Beswan Djarum (Djarum Cigarette Company sponsors a scholarship)
This product provides and sponsors a scholarship for students in the country.

click here to watch this advertisement

Identifies product or service with a symbol.

Sampoerna (Cigarettes)
When you see this logo, you will recognise it. This product, even though it is unhealthy, is very popular in this society. It has created many events and sponsored many events in this country.

5. Snob Appeal
Associates product or service with a personality or lifestyle.

Bellagio Perfume
In this ad, the talent drives a sport car, he also has a nice and big house, and a great job. It indicates the lifestyle of the people in the ad, and in the reality.

6. Cause and Effect
Use this product or service, then your problems will disappear.
TRESEmmé Hair Treatment
The talent in the ad wants her hair to be beautiful every morning when she wakes up. So the product offers the formulas to make her problems disappear.

click here to watch this advertisement

7. Emotional Appeal
Uses emotion to sell a product or service (pity, fear, happiness, patriotism, etc)

The ad makes us feel pity and also happy at the same time. The pity is because it is so sad that before, they had to consume dirty water. And the happiness is now they can consume the clean and healthy water anytime they need.

8. Price Appeal
Consumers will be getting something extra for less money

.•Lifebuoy Anti Hair Fall Shampoo
You can get 2 sachets of the product for only Rp. 500,-.

click here to watch this video

9. Testimonial
Someone endorses their product.

Harpic Toilet Cleaner
The actress here casts as herself, who can prove to the other people that this product is working well. She asks the housewives from the neighborhood to join her, in order to show them the demo of how the product works. In the end, the people say their comments about the product.

10. Sex Appeal
The product will enhance your sexual attractiveness

AXE Effect
The waitress in the café smells the man’s scent and write down her phone number on the bun with the sauce of the hotdog in a seductive way.

11. Bandwagon
Uses peer pressure to influence the consumer if everyone else is doing it, so should you

Kecap ABC
The boy doesn’t want to eat his mother’s cook, because she doesn’t use the same product as her neighbor. So because of that she immediately replaces the old product with this product.

click here to watch this advertisement

12. Confusion
Gains the consumer’s attention by confusing them, and then retains the attention as the consumer tries to figure out the message.

Axis (A cell phone provider)
In the ad, the advertiser makes the audience confused about the expression that the talents are expressing without knowing why until the scene shows the reason.

13. Technical Jargon
Uses technical words to impress the consumer.

Dove Hair Fall Treatment
This product uses “Micro Moisture Serum” and “Trichazole” to express and impress the consumer. It will give the consumer a thought that this product will moisture the hair by using those words.

14. Transfer
Associates the product with words or ideas that may or may not be related to the product. The association seeks the transfer to certain the qualities.

The ad explains about the importance of washing hands in a proper way. This idea was supported by this product.

15. Name Calling
The advertiser compares its product or service to the competition in a way that is favorable to the advertiser.

The talent says that she wouldn’t ever want to be an ambassador for any other products. Because the others are not good.

16. Plain Folks
The advertiser tries to identify its products with common people just like you.

Vicks 44
The talent coughs pretty bad, so the advertiser hyperbolized the talent by making him a giant to represent the loud voice he makes. Then one of his neighbor recommend and identifies the product to him.

17. Glittering Generality
The viewer is given a general feeling about the product, but not much else.

CSL Blueberry G7 Transformers
It’s not like any other phones. The device can be attached to the keypad module or the touchscreen module.

18. Facts and Figures
Statistics and objective factual information are used to prove the superiority of the product.

Dove Nourishing Oil Care Shampoo
The ad shows us from the scene, that the product is a lab-tested. And our hair will be smoother and easier to handle in 2 weeks.

click here to watch the advertisement

19. Weasel Words
Are used to suggest a positive meaning without really making any guarantee.

Close Up (Toothpaste)
The description in the ad says that your teeth will look whiter, but doesn’t say that they will guarantee it.

20. Wit and Humour
Customers are attracted to products that divert the audience by giving viewers reason to left or to be entertained by clever use of visual oral language.

Tango Wafer “Spiderman”
There are 2 children in the ad trying to make the “Spiderman” take off the mask. They tempt him with the product to make him eat it so he would take off his mask. Then it works, the “Spiderman” takes the product, and that makes him open the mask.



Nama         : Annisa Sutan Zainal

NPM          : 10612981

Kelas          : 1 SA 04

Instructor : Mrs. Mila Rosmaya

1. a. Bahasa

Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata superlatif seperti “paling”, “nomor satu”, “top”, atau kata-kata berawalan “ter”, dan atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menjelaskan keunggulan tersebut yang harus dapat dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari otoritas terkait atau sumber yang otentik.

b. Penggunaan Kata “Satu-satunya”

Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata “satu-satunya” atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menyebutkan dalam hal apa produk tersebut menjadi yang satu-satunya dan hal tersebut harus dapat dibuktikan dan dipertanggungjawabkan.

contoh: Iklan Toko Bagus

Toko Bagus mengklaim bahwa Toko Bagus adalah situs jual beli terbesar di Indonesia. Pada iklan yang ditayangkan, Toko Bagus tidak menampilkan pembuktian yang jelas, yang dapat meyakinkan para konsumen bahwa Toko Baguslah situs jual beli terbesar di Indonesia.

klik disini untuk melihat iklan Toko Bagus

2. Tanda Asteris (*)

Tanda asteris pada iklan di media cetak maupun elektronik tidak boleh digunakan untuk menyembunyikan, menyesatkan, membingungkan atau membohongi khalayak tentang kualitas, kinerja atau harga sebenarnya dari produk yang di iklankan, ataupun tentang ketidaksediaan suatu produk.

Contoh: Iklan Shampoo Head and shoulder

Tanda asteris sering kita jumpai pada produk-produk shampoo, salah satunya adalah produk shampoo Head and Shoulder, mula-mula iklan shampoo head and shoulder ini menampilkan sebuah produk shampoo yang dapat menghilangkan ketombe. Pastinya, para konsumen yang kurang cermat, percaya bahwa shampoo ini dapat menghilangkan semua jenis ketombe pada semua jenis rambut. Tetapi, jika diperhatikan secara cermat pada iklan shampoo ini terdapat tanda asteris *hanya ketombe yang tampak pada pemakaian teratur yang terdapat pada pojok kiri bawah iklan ini, yang ternyata shampoo ini hanya dapat menghilangkan ketombe yang tampak dan dengan pemakaian secara teratur, dan hal ini dapat membingungkan para konsumen.

klik disini untuk melihat iklan Head and Shoulder

3. Pencantuman Harga

Jika harga suatu produk dicantumkan dalam iklan, maka ia harus ditampakkan dengan jelas, sehingga konsumen mengetahui apa yang akan deperolehnya dengan harga tersebut.

Contoh: Iklan Lifebuoy Shampoo Double Sachet

Di akhir Iklan Lifebuoy Shampoo Double Sachet tertera jelas harga dari shampoo ini. Hanya dengan Rp 500,- konsumen akan mendapatkan 2 sachet lifebuoy shampoo.

klik disini untuk melihat iklan Lifebuoy Shampoo Double Sachet

4. Keselamatan

Iklan tidak boleh menampilkan adegan yang mengabaikan segi-segi keselamatan, utamanya jika ia tidak berkaitan dengan produk yang di iklankan.

contoh: Iklan Ice Cream Magnum

Iklan ini menceritakan tentang seorang wanita yang terjebak dalam kemacetan, lalu ia melihat mobil box ice cream magnum tak jauh dari mobilnya. Untuk mendapatkan ice cream magnum tersebut sang wanita melompati atap-atap mobil di depannya, dan apa yang dilakukan wanita di dalam iklan ini cukup membahayakan.

klik disini untuk melihat iklan Magnum

5. Waktu Tenggang (elapse time)

Iklan yang menampilkan adegan hasil atau efek dari penggunaan produk dalam jangka waktu tertentu, harus jelas mengungkapkan memadainya rentang waktu tersebut.

Contoh: Iklan Sunsilk Hair Fall Solution Shampoo

Sunsilk soft and smooth shampoo membantu menjaga kekuatan rambut dan rambut rontok akan berkurang setelah 7 hari pemakaian secara teratur.

klik disini untuk melihat iklan Sunsilk Hair Fall Solution Shampoo


6. Penampilan Pangan

Iklan tidak boleh menampilkan penyia-nyiaan, pemborosan, atau perlakuan yang tidak pantas terhadap makanan atau minuman.

Contoh: Iklan Pediasure

Pada iklan pediasure menampilkan seorang anak yang tidak mau makan padahal sang ibu sudah menyuguhkan sepiring nasi dengan lauk pauk yang lezat. Kesimpulannya sang anak telah menyia-nyiakan makanan tersebut.

klik disini untuk melihat iklan Pediasure


7. Merendahkan

Iklan tidak boleh merendahkan produk pesaing secara langsung maupun tidak langsung.

Contoh: Iklan Adem Sari

Pada iklan Adem Sari sangat jelas bahwa iklan ini merendahkan produk Segar Dingin. Di dalam iklan Adem Sari ini terdapat sindiran yang ditujukan pada produk Segar Dingin yang hanya mengandung 1mg madu yang jumlahnya hanya setetes.

Klik disini untuk melihat iklan Adem Sari


8. Peniruan

Iklan tidak boleh dengan sengaja meniru iklan produk pesaing sedemikian rupa sehingga dapat merendahkan produk pesaing, ataupun menyesatkan atau membingungkan khalayak. Peniruan tersebut meliputi  baik ide dasar, konsep atau alur cerita, setting, bentuk merek, logo, judul, atau subjudul, slogan, komposisi huruf dan gambar, komposisi musik baik melodi maupun lirik, ikon atau atribut khas lain, dan properti.

Contoh: Iklan V-fresh

Iklan V-fresh hanya dengan 3 kali oles, menirukan iklan Fresh Care minyak angin pertama yang membuat inovasi terbaru dengan aroma yang harum dengan 8 kali oles. Lalu munculah produk sejenis tidak lama setelah Fresh Care muncul yaitu V-fresh  dengan 3 kali oles yang seolah-olah lebih unggul dan lebih irit.

Klik disini untuk melihat Iklan Fresh Care


9. Khalayak Anak-anak

Film iklan yang ditujukan kepada, atau tampil pada segmen waktu siaran khalayak anak-anak dan menampilkan adegan kekerasan, aktivitas seksual, bahasa yang tidak pantas, dan atau dialog yang sulit wajib mencantumkan kata-kata “Bimbingan Orangtua” atau simbol yang bermakna sama.

Contoh: Axe Provoke Deodorant Body Spray

Iklan ini menampilkan adegan yang kurang layak disaksikan anak-anak karena menampilkan beberapa wanita memakai kostum bidadari yang tidak layak dilihat oleh anak-anak. Hal ini akan memberikan pengaruh buruk kepada khalayak anak-anak.

Klik disini untuk melihat iklan Axe Provoke Deodorant Body Spray




Contoh Iklan Berdasarkan Tujuannya

Nama : Annisa Sutan Zainal

Kelas : 1SA04

NPM : 10612981

Instructor : Mrs. Mila Rosmaya

Berikut adalah contoh-contoh iklan berdasarkan tujuannya, yaitu Comercial Advertising, Corporate Advertising, Public Service Advertising.

1. Comercial Advertising

1) Pertamina (Pertamax)

Pada iklan ini pemerintah mewajibkan kepada masyarakat yang memiliki mobil mewah agar mengisi BBM dengan jenis Pertamax. Pertamina adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berarti milik Pemerintah. Hasil dari penjualan Pertamax akan menambah kas negara dan juga menguntungkan pemerintah. Maka iklan ini dikategorikan sebagai iklan Comercial Advertising.

2) Malaysia Truly Asia (the best time of your live)

Iklan yang di buat oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Malaysia yang bertujuan untuk menarik para wisatawan mancanegara agar berkunjung ke Malaysia. Para wisatawan akan disuguhi dengan keindahan Malaysia, dari kebudayaan, tempat wisata sampai kulinernya. Sehingga berkunjung ke Malaysia akan menjadi momen terbaik dalam hidup anda. Hal ini juga akan menambah devisa negara Malaysia yang juga akan menguntungkan pemerintah Malaysia.

2. Iklan Taktis

1) Dufan

Dalam rangka promo Ramadhan, Dufan memberikan diskon sebesar 50% untuk para pengunjung pada tanggal 16 Juli 2012 s/d 16 Agustus 2012, dengan cara menyerahkan brosur ini pada saat pembelian tiket masuk di loket pembelian tiket. 1 brosur berlaku untuk 1 orang.

2) Gramedia

Dalam rangka pembukaan cabang baru, Gramedia memberikan diskon sebesar 30% dari tanggal 27 Maret 2011 s/d 4 April 2011. Untuk pembelian semua barang kecuali elektronik dan kertas fotocopy.

3) Ramayana

Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri, Ramayana memberikan diskon besar-besaran hingga 70%. Mulai tanggal 29 juli s/d 31 juli 2012.

3. Corporate Advertising

1) Rinso Sekali Kucek

Dengan kampanyenya, Rinso meyakinkan masyarakat bahwa deterjen Rinsolah yang paling ampuh membersihkan noda. Hanya dengan sekali kucek noda pun hilang.

2) Molto Sekali Bilas

Molto mempersembahkan pewangi pakaian sekali bilas. Tidak seperti pewangi pakaian lainnya, butuh berember-ember air untuk membilas pakaian yang telah dicuci. Dengan Molto Sekali Bilas, hanya butuh 1 ember air untung membilasnya.

3) LG Core-Tech

LG membuat terobosan baru dengan menciptakan elektronik yang ramah lingkungan. Masyarakat selama ini mempunyai pandangan bahwa alat elektronik seperti AC dapat menyebabkan Global Warming. Dengan adanya LG Cortex masyarakat tidak perlu khawatir lagi akan elektronik yang dapat menyebabkan Global Warming.

4) Sunlight 1 tetes mencuci 1000 piring

Sunlight membuat terobosan baru, hanya dengan setetes Sunlight dapat mencuci 1000 piring. Hal ini dibuktikan dengan kampanyenya yang mengikutsertakan ratusan ibu rumah tangga.

5) Mama Lemon

Dengan Kampanyenya di tempat-tempat umum, Mama Lemon meyakinkan masyarakat bahwa mencuci piring dengan Mama Lemon akan lebih bersih dan lebih kesat.

3. Public Service Advertising

1) Gunakan Helm SNI

Pemerintah mewajibkan para pengendara motor untuk memakai helm berStandar Nasional Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan para pengendara dan juga untuk menerapkan tata tertib berlalu lintas.

2) Hindari Zig Zag

Iklan peringatan yang di buat Pemerintah kepada masyarakat untuk tidak menyalip-nyalip dalam berkendara, karena hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

3) Sepeda Motor Bukan untuk Anak di Bawah Umur

Pemerintah membuat larangan untuk anak di bawah umur atau di bawah 17 tahun untuk tidak mengendarai sepeda motor dan juga mobil. Hal ini dilakukan karena telah banyaknya terjadi kecelakaan yang dilakukan oleh pengendara di bawah umur.

4) Di Lihat di Raba di Terawang

Karena semakin maraknya peredaran uang palsu, Pemerintah memberikan cara untuk menghindari dan membedakan uang palsu dan uang asli. Dengan cara dilihat, diraba, diterawang.

5) Dana BOS

Pemerintah memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada sekolah-sekolah Negeri. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban rakyat yang kurang mampu.